1. Suara Generasi Emas
Suara Generasi Emas adalah sebuah antologi yang memuat karya-karya terbaik dari siswa SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah. Buku ini menjadi saksi bisu dari kreativitas, pemikiran, dan imajinasi generasi muda yang terpancar melalui cerita pendek, puisi, dan esai.
Dengan bimbingan guru guru, para siswa menulis dengan penuh semangat, mengekspresikan nilai-nilai moral, keindahan alam, dan rasa syukur kepada Tuhan. Proses seleksi dan penyuntingan yang ketat memastikan setiap tulisan yang masuk dalam antologi ini adalah karya yang berkualitas dan menginspirasi.
Antologi ini bukan hanya sekadar kumpulan tulisan, tetapi juga bukti nyata dari visi SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah untuk membentuk generasi yang unggul dalam literasi dan berakhlak mulia. Suara Generasi Emas adalah cerminan dari potensi besar para siswa dan harapan besar mereka untuk masa depan yang cerah.
2. Harmoni Suara Demokrasi
Harmoni Suara Demokrasi adalah antologi puisi yang menggugah hati, berisi karya-karya siswa SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah yang penuh semangat dan kebijaksanaan. Buku ini menyatukan suara-suara muda yang menggambarkan pandangan mereka tentang demokrasi, keadilan, dan perdamaian melalui bait-bait puisi yang indah dan penuh makna.
Di bawah bimbingan guru-guru yang inspiratif, para siswa belajar mengekspresikan pemikiran dan perasaan mereka tentang pentingnya demokrasi dalam kehidupan. Puisi-puisi dalam antologi ini tidak hanya mencerminkan pemahaman mereka tentang konsep demokrasi, tetapi juga menggambarkan harapan dan impian mereka untuk masa depan yang lebih baik.
Harmoni Suara Demokrasi adalah bukti nyata dari komitmen SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah dalam membina generasi muda yang berwawasan luas, berpikiran kritis, dan berakhlak mulia. Antologi ini mengajak pembaca untuk merenungkan nilai-nilai demokrasi melalui perspektif murni dan penuh harapan dari para siswa.
3. Melukis Asa
Melukis Asa adalah sebuah antologi cerpen yang menggambarkan dedikasi dan kreativitas guru-guru di SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah. Buku ini merupakan kumpulan cerita pendek yang penuh inspirasi, mencerminkan harapan dan impian para pendidik untuk masa depan anak-anak didik mereka.
Setiap cerpen dalam antologi ini ditulis dengan penuh cinta dan kebijaksanaan, menggambarkan berbagai kisah kehidupan, perjuangan, dan nilai-nilai moral yang tinggi. Para guru, melalui tulisan mereka, berbagi pengalaman dan wawasan yang berharga, menciptakan jalinan cerita yang kaya makna dan menyentuh hati.
Melukis Asa adalah bukti nyata dari komitmen para guru untuk tidak hanya mengajar di dalam kelas, tetapi juga menginspirasi melalui tulisan. Antologi ini menunjukkan bahwa guru-guru di SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah memiliki peran ganda sebagai pendidik dan penulis yang bersemangat, selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.
- Kisah Di Balik Papan Tulis


Kisah Di Balik Papan Tulis merupakan kumpulan cerita haru, lucu, dan penuh makna dari perjalanan seorang guru yang kemudian menjadi kepala sekolah. Melalui pengalaman sehari-hari di ruang kelas dan lingkungan sekolah, penulis mengajak pembaca merasakan tawa, air mata, tantangan, dan pelajaran hidup yang ia temui sepanjang pengabdiannya. Buku ini menghadirkan potret hangat tentang dunia pendidikan dan dedikasi seorang pendidik dalam membentuk masa depan generasi muda.
- Dari Rumah ke Hati


Dari Rumah ke Hati adalah sebuah antologi pengalaman pribadi yang merangkum kisah-kisah hangat tentang cinta keluarga Murid SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah. Melalui cerita-cerita sederhana namun bermakna, buku ini mengajak pembaca kembali pada momen-momen kecil yang sering terlupa, belaian ibu di pagi hari, perhatian ayah yang diam-diam menenangkan, serta kebersamaan yang menumbuhkan kekuatan dalam setiap langkah.
Setiap kisah menyajikan potret kehangatan rumah sebagai sumber kekuatan untuk menjalani hari-hari kehidupan. Dari tawa, tangis, hingga pelukan yang diam-diam menguatkan, buku ini menghadirkan cinta keluarga sebagai pusat perjalanan seorang anak mengenali dirinya dan dunia.
Dengan bahasa yang lembut dan dekat, Dari Rumah ke Hari menjadi pengingat bahwa cinta keluarga adalah rumah pertama yang terus hidup dalam diri, bahkan ketika kita melangkah jauh ke masa depan.
6. Serpihan Waktu, Kisah Yang Membekas Di Hati

Serpihan Waktu, Kisah yang Membekas di Hati merupakan kumpulan cerita pengalaman pribadi yang menggambarkan potongan-potongan kehidupan penuh makna. Dalam setiap kisah, tersimpan kenangan, tawa, air mata, dan pelajaran berharga yang tak terlupakan.
Melalui tulisan ini, para penulis berusaha mengabadikan momen yang pernah singgah di hati, baik manis maupun pahit, sebagai bagian dari perjalanan hidup yang membentuk diri mereka. Setiap cerita menjadi cermin ketulusan, keberanian, dan kepekaan perasaan terhadap dunia di sekitar mereka.
Antologi ini bukan hanya sekadar rangkaian kata, tetapi juga jejak emosi dan pengalaman yang membekas, mengingatkan kita bahwa waktu mungkin berlalu, namun kenangan akan selalu hidup di hati.
- Sajak-Sajak Untuk Diriku

Sajak-Sajak untuk Diriku adalah kumpulan puisi karya Murid SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah yang lahir dari hati yang jujur dan polos. Melalui bait-bait sederhana namun bermakna, anak-anak menuliskan isi hati, mimpi, dan pandangan mereka tentang dunia serta tentang diri sendiri.
Dalam setiap sajak, tersimpan rasa bangga, semangat, kegembiraan, bahkan renungan kecil yang mencerminkan keindahan masa kanak-kanak. Puisi-puisi ini menjadi cermin perjalanan mereka mengenal jati diri, belajar mencintai diri sendiri, dan mengekspresikan emosi dengan penuh ketulusan.Antologi ini bukan sekadar kumpulan puisi, tetapi juga ungkapan jiwa anak-anak yang mulai berani berkata melalui kata. Sajak-Sajak untuk Diriku mengajak pembaca menelusuri dunia anak yang penuh warna, imajinasi, dan kejujuran hati.