Foto Al-Qalam
Membentuk Karakter Literat Siswa Kelas 1 Melalui Latihan Menulis

Kamis, 8 Januari 2026, peserta didik kelas 1 Al-Qalam melaksanakan kegiatan Aksara Pagi sebelum pembelajaran dimulai. Kegiatan kali ini diisi dengan latihan menulis kalimat yang telah dicontohkan guru di papan tulis. Pada tahap awal pembelajaran menulis, guru menumbuhkan semangat siswa agar mampu meniru penulisan kata hingga menjadi kalimat sederhana.
Kegiatan literasi menulis menjadi salah satu langkah penting dalam menanamkan budaya belajar sejak dini. Pada kegiatan ini, siswa kelas 1 tampak antusias mengikuti proses pembelajaran dengan pendampingan langsung dari guru. Suasana kelas berlangsung kondusif, penuh semangat, serta sarat dengan nilai pembelajaran yang bermakna.

Melalui bimbingan guru, peserta didik diajak mengenal cara menulis huruf dan kata secara bertahap. Guru memberikan arahan, contoh, serta motivasi agar anak merasa percaya diri dalam menuangkan ide-ide sederhana ke dalam bentuk tulisan. Pendekatan ini membantu siswa belajar dengan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan.

Kegiatan literasi menulis tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis, tetapi juga melatih ketekunan, kerapian, serta tanggung jawab dalam proses belajar. Setiap tahapan yang dilalui anak menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter positif sejak usia sekolah dasar.

Melalui pembiasaan literasi yang dilakukan secara berkelanjutan, sekolah berkomitmen untuk menciptakan generasi yang gemar belajar, berpikir kritis, serta mampu mengekspresikan gagasan dengan baik. Literasi bukan sekadar kegiatan, melainkan budaya yang tumbuh dan berkembang bersama seluruh warga sekolah dalam rangka mewujudkan lingkungan pendidikan yang literat.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait