Minggu pagi berbisik pelan,
angin lembut menyentuh halaman…
Aku duduk dengan buku terbuka,
menyulam kata demi kata….
Adik datang dengan langkah ringan,
matanya penuh rasa ingin tahu dan harapan…
Ia duduk di sampingku tanpa suara,
ikut menyimak makna yang kubaca…
Huruf-huruf mulai menari di udara,
menjadi cerita tentang dunia…
Tentang mimpi, tentang cita,
tentang langkah yang tak mudah menyerah…
Aku membaca dengan suara tenang,
adik mengangguk perlahan-lahan…
Kadang ia bertanya dengan polos,
“Kenapa tokohnya tetap tegar dan tulus?”
Ku jelaskan makna di balik cerita,
tentang sabar, usaha, dan doa…
Ia tersenyum, lalu berkata pelan,
“Aku ingin belajar seperti itu, Kak.”
Minggu pun terasa lebih berarti,
bukan hanya hari untuk berhenti…
Di antara buku dan cahaya mentari,
kami tumbuh bersama dalam literasi..
Karena dari kebiasaan kecil yang sederhana,
lahir pemahaman yang luar biasa…
Kakak membaca, adik mengerti,
dan mimpi pun mulai menghampiri. 📖✨
Salam literasi di hari minggu…
Karna sejatinya literasi bukan tetang 15 – 20 menit, manun tentang konsistensi.